Perbedaan DBD dan Malaria

By | December 8, 2016

Perbedaan DBD dan Malaria | Kita tentu sering mendengar banyak orang yang menderita DBD dan Malaria, kedua penyakit tersebut ditularkan oleh nyamuk dengan sekali gigit saja, nyamuk memang hewan yang dapat dengan mudah menularkan penyakit kepada manusia, bahkan penyakit tersebut bisa berbahaya, hingga mematikan jika tidak ditangani dengan segera dan semaksimal mungkin.

nyamuk dbd malaria

Ilustrasi gigitan nyamuk (credit: Liputan6.com)

DBD dan malaria mempunyai gejala serta dampak yang berbeda pada tubuh kita. Jenis nyamuk yang menyebarkan kedua penyakit berbeda tersebut juga tidak sama.

DBD ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti, sedangkan malaria ditularkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina.

Nyamuk Aedes Aegypti mempunyai bintik putih di tubuhnya. Aedes Aegypti berkembang di air yang bersih. Sedangkan nyamuk Anopheles lebih menyukai air yang kotor sebagai tempat berkembangnya.

DBD disebabkan oleh virus dengue yang masuk melalui gigitan Aedes Aegypti. Pada mulanya virus tidak membahayakan karena masih bisa dihambat oleh sistem kekebalan tubuh, tapi virus ini dapat berkembang dengan menggandakan diri sehingga sistem imun manusia bisa dikalahkan.

Virus tersebut akhirnya menyebar keseluruh jaringan tubuh yang membuat penderitanya menjadi tidak berdaya.

Sedangkan malaria yang disebabkan oleh nyamuk Anophele, berupa parasit. Masuk ke dalam peredaran darah lalu menuju sel-sel hati dan terakhir akan menyerang sistem tubuh kita.

Berikut infografis tentang perbedaan DBD dan Malaria, yang cukup manarik untuk disimak.

dbd dan malaria

dbd dan malaria (credit: liputan6.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *