Padi Wangongira Tumbuh Sendiri Tanpa Ditanam, Kok Bisa?

By | September 5, 2015

Padi Wangongira Tumbuh Sendiri Tanpa Ditanam — Indonesia memang negara yang memiliki banyak sekali kekayaan alam yang unik dan juga menakjubkan, negara yang terdiri dari beribu-ribu pulau dan juga memiliki laut yang luas ini tumbuh berbagai jenis tanaman. Sedangkan makanan utama penduduk Indonesia adalah nasi yang berasal dari beras/padi.

Padi wangongira

Padi wangongira (Image:halmaherautara.com)

Hal tersebut tidaklah mencengangkan karena hampir diseluruh daerah di Indonesia bisa ditanami padi karena kondisi tanahnya yang cocok untuk hal tersebut.

Di daerah Wangongira contohnya, daerah pedalaman yang hingga kini masih mempertahankan tradisinya ini adalah sebuah desa yang memiliki jarah cukup jauh dari perkotaan, namun uniknya daerah ini tidak pernah sepi dari aktivitas. Aktivitas utama warga disini adalah menanam padi, dan itu menjadi sumber pencaharian utama warga Wangongira.

Terletak di kecamatan Tobelo Barat, Kabupatan Halmahera Utara, Desa Wangongira terkenal dengan tanamana padi yang banyak tumbuh di aliran sungai, tidak hanya di sawah, dan tahukah Anda bahwa tidak diketahui siapa yang menanam padi-padi tersebut.

Padi Wangongira

Padi Wangongira (Image: tips-wisata-indonesia.blogspot.com)

Padi tersebut tumbuh dengan sendirinya di tanah subur desa Wangongira, sebagai sebuah bentuk keberkahan dari yang maha kuasa. Selain itu padi yang tumbuh dengan suburnya di aliran sungai tersebut digunakan juga oleh Masyarakat adat Tobelo Dalam sebagai sebuah petunjuk terhadap kualitas panen mereka. Dimana mereka akan mulai menanam setelah padi yang ada di aliran sungai itu tumbuh subur.

Padi tersebut bukan hanya dinikmati oleh warga setempat, namun desa subur asri dan indah ini juga menarik perhatian para wisatawan. Biasanya wisatawan yang datang memiliki tujuan untuk menikmati suasana pedesaan nan indah dengan sungai-sungainya yang mengalir. Selain itu keramahan dan terbukanya warga dengan para wisatawan juga menjadi salah satu faktor penting.

Desa Wangongira berjarak sekitar 54 km dari kota Tobelo. Tradisinnya yang masih kental disini bisa membuat lelah mata jadi hilang, selain itu didesa ini juga masih mempertahankan tradisi warga seniornya yaitu memanjangkan jenggot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *