Inilah Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Tertawa

By | November 3, 2015

Banyak hal yang terjadi pada tubuh ketika seseorang tertawa, sudah sedari dulu orang bilang kalau ketawa itu baik untuk kesehatan. Bahkan dokter dan penelitipun sudah banyak yang membuktikan.

Hanya dengan ketawa selama 15 menit saja sudah cukup baik manfaatnya bagi kesehatan tubuh, seperti dikutip dari Times of India.

wanita tertawa

Wanita sedang tertawa (Image: intoday.in)

Namun tahukah Anda apa sebenarnya yang terjadi pada tubuh ketika tertawa? Dikutip dari Huffington Post, berikut adalah efek ketawa bagi kesehatan tubuh mulai dari kepala sampai ujung kaki.

1. Kepala

Efek dari stres hormon bisa berkurang dengan tertawa. Tertawa bisa membantu Anda meredakan stres dan menghilangkan rasa gelisah yang berlebihan sehingga tubuh Anda meningkatkan mood positifnya. Endorphin yang dihasilkan pada saat seseorang tertawa bisa membuat perasaan jauh lebih baik.

2. Membakar Kalori

Jangan kaget ya, ternyata tertawa yang terjadi secara spontan selama 10 hingga 15 menit dapat membantu Anda membakar 10-40 kalori perhari. Disamping itu efek baik tertawa yaitu untuk membantu mengatur dan mengoptimalkan leptin serta grehlin (hormon nafsu makan) sehingga Anda bisa lebih mengontrol kapan tubuh membutuhkan makanan. Tidak hanya nafsu ingin makan karena faktor emosional saja.

– Baca juga: 6 Makanan Untuk Membakar Kalori dalam Tubuh

3. Daya tahan tubuh

Tertawa juga meningkatkan produksi antibodi di dalam tubuh. Disamping itu dapat mengaktifkan sel-sel pelindung tubuh, salah satunya T-cell yang dapat membunuh aktivitas sel tumor.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa infeksi yang terjadi dalam tubuh bisa diperangi dengan antibodi yang terjadi pada saat tertawa. Hal tersebut dikarenakan kadar oksigen yang meningkat pada saat seseorang tertawa.

4. Jantung

Senior consultant di Indraprastha Apollo Hospitals, S.K Gupta mengungkapkan bahwa “Tertawa adalah latihan untuk jantung dan paru-paru. Ketika seseorang tertawa, maka denyut jantung akan meningkat dan otak jadi lebih rileks”.

5. Rasa sakit

Ketika tertawa, tubuh akan melepaskan endorphin yang juga dikenal sebagai hormon bahagia. Pada saat hormon tersebut dilepaskan, seseorang jadi tidak terlalu merasakan sakit pada luka ataupun rasa nyeri lainnya yang terjadi di tubuh. Jadi dengan begitu tertawa bisa mentolerasi rasa sakit. Tertawa memang tidak bisa menyembuhkan sakit kronis yang Anda derita, namun tertawa bisa membatu untuk meringankan rasa sakit yang Anda derita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *