6 Etika Menelepon Seseorang Agar Tidak Menyalahi Aturan

By | March 16, 2017

Etika menelepon – Melakukan pembicaraan menggunakan telepon mungkin Anda lakukan setiap hari, baik itu menelepon orang tua, pasangan, rekan kerja atau siapapun.

Namun tahukah Anda bahwa dalam menelepon juga ada etika menelepon yang baik dan benar? Jangan sampai ketika Anda melakukan pembicaraan melalui telepon justru malah menyinggung perasaannya hanya karena Anda tidak mengerti etika.

Dilansir dari laman magforwomen.com, Rabu (15/3/2017), berikut adalah beberapa etika ketika sedang menelepon seseorang yang perlu Anda ketahui dan patut untuk segera dipraktekan saat nanti Anda menelepon.

1. Ucapkan “Halo!”

Mengatakan “Halo!” adalah sebuah kewajiban dan etika dalam mengawali pembicaraan dalam telepon. Jangan sampai Anda patahkan etika yang satu ini.

2. Jangan tanya “Siapa ini?” pada penerima telepon

Anda yang menelepon, maka Andalah yang harus mengatakan siapa diri Anda dan dengan siapa Anda ingin berbicara. Jangan malah melakukan hal sebaliknya. Kecuali jika memang terpaksa harus dilakukan semisal ketika lawan berbicara Anda bukan orang yang Anda kenal dan dia berbelit-belit.

3. Sebutkan nama orang yang Anda telepon

Apabila Anda sudah mengenal suara si penerima telepon, maka sebaiknya Anda menyapanya dengan menyebutkan namanya. Karena hal ini akan membuat pembicaraan menjadi lebih santai dan tidak kaku.

4. Jangan berbicara dengan keras

etika menelepon

Etika menelepon jangan bicara keras (Image: danielswanick.com)

Melakukan pembicaraan melalui telepon tidak perlu dengan nada yang tinggi dan suara yang keras. Cukup berbicara dengan nada suara dan intonasi yang diperlukan dan sopan. Yang penting terdengar dengan baik.

5. Pikirkan apa yang akan Anda katakan sebelum menelepon

Sebelum Anda menelepon seseorang, pastikan Anda sudah mengetahui tujuan Anda menelepon orang tersebut. Jangan sampai Anda masih bingung apa yang ingin Anda lakukan setelah telepon diangkat.

6. Jangan memotong pembicaraan orang yang Anda telepon

Saat orang yang Anda telepon sedang berbicara, maka dengarkan sampai ia selesai dan jangan memotong pembicaraannya. Karena hal tersebut merupakan etika menelepon yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *