Bau Urin Menjadi Peringatan Tubuh Akan Empat Hal Ini

By | December 27, 2016

Bau urin sangat erat kaitannya dengan apa yang kita makan sebelumnya, sebagai contoh ketika memakan jengkol atau petai, maka setelahnya urin akan berbau seperti jengkol tersebut, sehingga untuk masuk kamar mandi saja terkadang orang lain menjadi malas karena baunya yang tidak sedap itu.

Jadi dengan begitu menunjukan bahwa bau urin merupakan sinyal apa yang diberikan oleh tubuh dan representasi dari apa yang kita makan sehari-hari.

urin

Urin (Image: Tribunnews.com)

Meskipun sinyal bau urin tersebut tidak selalu berbahaya, namun ada kalanya perubahan bau urin dipengaruhi oleh kondisi-kondisi tertentu, seperti dilansir laman Womenhealth, Senin (26/12).

Bau urin menjadi tanda Anda kurang minum air

Pada saat kita kurang minum air makan urin akan mengeluarkan bau yang lebih tajam dibanding biasanya. Bukan itu saja, Anda bahkan bisa melihat warna urin menjadi lebih gelap. Apabila kondisi tersebut terjadi pada Anda, maka segeralah perbanyak minum air.

Bau urin jadi tanda infeksi saluran kemih

Kondisi tersebut bisa dideteksi saat bau ammonia lebih tarasa dari urin yang dikeluarkan tubuh saat kencing. Munculnya bau seperti terbakar pada urin menandakan gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK), yang biasanya diikuti juga dengan timbulnya rasa sakit ketika buang air kecil, dimana normalnya buang air kecil tidak terasa sakit. Penyakit tersebut menular dan bisa dipicu PMS (Penyakit Menular Seksual).

Bau urin menunjukan ada infeksi jamur

Infeksi “ragi” yang dikarenakan rasa gatal bersamaan dengan bau khas “ragi” pada urin timbul karena terjadinya ketidakseimbangan bakteri di vagina. Meskipun infeksi tersebut ada di vagina, uretra atau saluran kencing yang berdekatan akan memiliki bau atau aroma yang sama.

Baca juga: Urin Menandakan Kesehatan Anda

Terdapat faktor gen yang tidak bisa diubah

Faktor genetika tertentu juga dapat mempengaruhi urin. Apabila kencing memunculkan bau “asam” atau “amis” seseorang mungkin memiliki kondisi yang disebut dengan trimethylaminuria.

Kondisi tersebut tidak bisa diubah dengan rajin mandi maupun memakai pewangi apapun juga.

Baca juga: Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Dari Air Seni / Urine

Keadaan tersebut lebih sering terjadi pada wanita, menurut Genome.gov. Gejalanya bisa saja memburuk atau bahkan menjadi lebih terlihat selama masa pubertas, sebelum maupun selama menstruasi, setelah mengonsumsi kontrasepsi oral atau sekitar menopause.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *