6 Bahaya Pijat dan Efek Samping Pijat Bagi Kesehatan Tubuh

By | June 22, 2015

Dipijat memang enak dan membuat badan terasa rileks, apa lagi jika dipijat oleh tukang pijat yang berpengalaman dan pijatannya enak. Karena tidak semua tukang pijat terasa enak pijatannya, ada yang sakit juga.

Pijat memang terkenal bisa memberikan manfaat bagi fisik dan emosional, dimana pijat bisa meredakan cedera otot sampai bisa mengurangi stres dan rasa cemas. Namun, terapi pijat ternyata juga mempunyai efek samping yang bisa beresiko pada kesehatan.

Pijat pada umumnya aman, namun bisa menimbulkan risiko pada sebagian orang, seperti dikutip dari Live Strong. Oleh sebab itu, sebaiknya konsultasi dulu sebelum di pijat, apabila sedang hamil atau mengalami pembekuan darah. Selain konsultasi pada ahlinya, simak juga beberapa risiko dan efak samping dari terapi pijat yang perlu Anda ketahui.

1. Terasa Sakit

Tidak semua terapi pijat menimbulkan rasa enak pada badan, terkadang ada terapi pijat yang ternyata menyebabkan sakit atau nyeri pada tubuh sehari setelah di pijat. Teknik pijat tentu berbagai macam, ada yang tekanannya kuat ada yang lembut. Berbagai teknik tersebut biasanya digunakan untuk mengobati luka atau jaringan otot. Pijat tidak seharusnya menyakitkan, baik itu jenis teknik pijat apapun. Jika pada saat dipijat terasa sakit ada baiknya Anda memberi tahu pada terapis nya untuk mengurangi tekanan pada saat memijat, agar terasa lebih enak.

2. Alergi

Pada saat melakukan terapi pijat, banyak terapis yang memadukan berbagai bahan seperti minyak pijat, lotion atau minyak aromaterapi yang ternyata bisa jadi pemicu reaksi alergi. Untuk mengatasinya Anda bisa mencoba terlebih dahulu minyak pijat pada punggung tangan untuk mengetahui ada reaksi atau tidak, sebelum diaplikasikan keseluruh tubuh.

3. Gula Dara Rendah

The University of Maryland Medical Center (UMMC) menyarankan supaya penderita diabetes untuk memeriksakan tekanan gula darah setelah pijat. Karena terapi pijat terkadang bisa saja membuat tekanan gula darah jadi menurun. UMMC juga merekomendasikan para penderita diabetes yang suka pijat secara rutin, juga harus membuat sebuah grafik guna melihat pola dari gula darahnya.

Bahaya dan efek samping pijat

Bahaya dan efek samping pijat (Foto: spa101miami.com)

4. Gumpalan Darah

Terapi pijat bisa sangat berbahaya untuk mereka yang memiliki gumpalan darah di dalam tubuh. Karena dengan pijat, gumpalan darah tersebut bisa saja berpindah tempat ke jantung ataupun ke bagian otak sehingga dapat menyebabkan serangan jantung serta stroke. Hal itu dikemukakan situs kesehatan Body Worker.

– Baca juga : 4 Jenis pijat yang populer di masyarakat

5. Menyebabkan Cidera

Terapis pijat yang tidak terlalu profesional bisa berpotensi memberikan luka selama melakukan perawatan. Namun, seorang spesialis rehabilitasi fisik Dr Robert Gotlin, yang juga bekerja di Beth Israel Medical Center di kota New York, Amerika Serikita, mengatakan bahwa masalah tersebut biasanya muncul ketika orang yang dipijat sudah terlebih dahulu luka atau bermasalah. Masalah cidera akibat sang terapis yang tidak profesional, cenderung berisiko rendah, hal tersebut karena sebelum menjadi terapi mereka harus terlebih dahulu mendapatkan lisensi yang sah dan Anda sebagai pelanggan berhak untuk melihat lisensi tersebut.

– Baca Juga: 12 Manfaat Pijat Bagi Kesehatan

6. Menyebabkan Kerusakan Saraf

Banyak pakar yang memperingatkan bahwa terapi pijat dapat menyebabkan kerusakan pada saraf, walaupun jarang dilakukan. Richard Brassaw dari situs Disability Happens mengutip penelitian yang dilakukan oleh Arizona May Clinic yang mengungkapkan bahwa pijat yang dilakukan terlalu dalam dan kencang bisa berpotensi menyebabkan kerusakan saraf di area leher maupun bahu. Kerusakan tersebut bisa terjadi apabila terapis memberikan tekanan pijat yang terlalu berlebihan.

Sumber: wolipop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *